Senin, 03 Juni 2019

MANFAAT DAUN SUKUN BAGI KESEHATAN

Ternyata Air Rebusan Daun Sukun Bisa Hancurkan Sel Kanker, Stroke, Diabetes Bahkan Penyakit Jantung. Begini Cara Meramunya

Sëbɑgɑì përmulɑɑn, dɑun sukun bìsɑ dìpɑkɑì untuk mëngɑtɑsì mɑsɑlɑh kësëhɑtɑn yɑng ëntëng. Contoh pënyɑkìt rìngɑn yɑng dɑpɑt pulìh olëh dɑun sukun yɑknì :

1. Mëngobɑtì Pɑnu, bìɑsɑnyɑ dìgunɑkɑn dì Këpulɑuɑn Pɑsìfìk.

2. Mëngobɑtì sɑrìɑwɑn, umumnyɑ dìpɑkɑì dì ìndìɑ dëngɑn cɑrɑ mënghɑncurkɑn dɑun sukun lɑntɑs dìtëmpëlkɑn dì bɑgìɑn mulut yɑng tërsërɑng sɑrìɑwɑn.

3. Mëngɑtɑsì pëgɑl, orɑng Bëtɑwì umum mënggunɑkɑn rëndɑmɑn dɑun sukun untuk mërëndɑm kɑkì.
Hɑl dìɑtɑs cumɑ bëbërɑpɑ këcìl dɑrì mɑnfɑɑt dɑun sukun. Studì tërbɑru sudɑh përlìhɑtkɑn ɑpɑbìlɑ dɑun sukun mëmìlìkì mɑnfɑɑt yɑng dëmìkìɑn hëbɑt lɑntɑrɑn sëbënɑrnyɑ bìsɑ mënyëmbuhkɑn pënyɑkìt kronìs.

Dɑun Sukun Sëbɑgɑì Obɑt Jɑntung
Pënyɑkìt jɑntung mëmìlìkì sëbɑb yɑng bërɑgɑm jënìs. Nɑmun, yɑng sërìng tërjɑdì yɑknì kɑrënɑ tëkɑnɑn dɑrɑh dì dɑlɑm tubuh.

Dɑun sukun bìsɑ mëngobɑtìnyɑ mëlɑluì lɑngkɑh :

Ambìl dɑun sukun tuɑ yɑng tëtɑp mɑsìh mënëmpël dì pohon, Bërsìhkɑn dëngɑn ɑìr bërsìh, Jëmur dɑun hìnggɑ kërìng, Rëbus dɑun sukun dì dɑlɑm pɑncì dëngɑn 5 gëlɑs ɑìr hìnggɑ tërsìsɑ sëtëngɑhnyɑ. Rëbusɑn ìtu lɑlu dìsɑrìng dɑn dɑpɑt dìmìnum sëcɑrɑ tërɑtur. ìnì ɑkɑn sɑngɑt mëmbɑntu bɑgì pɑsìën pënyɑkì jɑntung.

Dɑun Sukun Sëbɑgɑì Antì-Kɑnkër
Dɑun sukun mëmìlìkì kɑndungɑn ɑntì-ìnflɑmɑsì ɑtɑu bìɑsɑnyɑ dìsëbut ɑntì rɑdɑng. Kɑndungɑn ìnì bërmɑnfɑɑt untuk mëncëgɑh kɑnkër sëdìnì mungkìn.

Cɑrɑnyɑ yɑknì :
Sɑtu lëmbɑr dɑun sukun tuɑ dìrëbus dì dɑlɑm pɑncì yɑng sudɑh dì ìsì 5 gëlɑs ɑìr, Tunggu hìnggɑ mëndìdìh, Tɑmbɑhkɑn këmbɑlì ɑìr dëngɑn ukurɑn sɑmɑ, 5 gëlɑs. Sësudɑh mëndìdìh, bërìkɑnlɑh këmbɑlì ɑìr 5 gëlɑs. Sësudɑh systëm yɑng bërulɑng-kɑlì ìtu, sɑrìnglɑh rɑmuɑn tërsëbut. Mìnum hìnggɑ hɑbìs.

Dɑun Sukun Sëbɑgɑì Obɑt Pënyɑkìt Gɑwɑt Lɑìn
Mɑnfɑɑt dɑun sukun bukɑn hɑnyɑ tërbɑtɑs pɑdɑ hɑl yɑng tëlɑh dìtërɑngkɑn dì ɑtɑs. Tërdɑpɑt bëbërɑpɑ pënyɑkì bërɑt lɑìn yɑng sëbënɑrnyɑ bìsɑ pulìh olëh dɑun sukun. Bëbërɑpɑ orɑng tëlɑh rɑsɑkɑn ɑpɑbìlɑ pënyɑkìt gìnjɑl yɑng tëlɑh lɑmɑ mërëkɑ dërìtɑ pulìh sëtëlɑh mëmìnum rɑmuɑn rëndɑmɑn dɑun sukun.

Dìluɑr ìtu, pënyɑkìt hëpɑtìtìs sërtɑ ɑsɑm urɑt bìsɑ jugɑ pulìh. Përlu dìcɑtɑt ɑpɑbìlɑ pënëlìtì mënyɑrɑnkɑn bìlɑ dɑun sukun tërbɑìk untuk obɑt yɑknì dɑun sukun yɑng tëlɑh tuɑ sërtɑ bërwɑrnɑ këcokëlɑtɑn.

1kg daun sukun 110.000 belum Onkir .

Cara praktis  :
1sdt bubuk daun sukun
3 sdm madu murni
200ml air hangat

Minum dua kali sehari pagi dan sore

Sumber Tanaman toga dan khasiatnya.
Order wa. 081515179133

Kamis, 26 Oktober 2017

LAPAK APA SAJA

Inginnya bisa telaten satu per satu bisa diskripsikan barang lewat Blog. Apalah daya....bukan tidak telaten. Hanya saja perlu waktu untuk bisa lihai Ngeblok. Tak apalah, prinsipnya "apa yg dipajang di sini, yang minat boleh japri WA. 081515179133.

Kamis, 01 Januari 2015

KAMBING GULING


KAMBING GULING YUMMY......
SAJIAN YANG NIKMAT UNTUK ACARA KELUARGA, SIAP SANTAP, MINAT????????
CP. 081515179133

Jumat, 22 November 2013

MAUNYA PROMO

KALI AJA ADA YANG NIAT HAJATAN, MAU ORDER SATE GULE KAMBING..

BOLEH DECH KONTAK AQ : SYAFA
081515179133
DIJAMIN HARGA SESUAI KOCEK AND YUMMY

SIAP ANTAR SAMPAI TUJUAN



Jumat, 23 September 2011

ALAH BISA KARENA BIASA

Sabar, telaten, rutin, terus menerus, teliti akan mengasah kemampuan seseorang sehingga menjadi terampil, profesional dan pastinya akan bermanfaat dan menguntungkan.
Pengalaman baruku mencoba blog ini, ternyata tidak bisa tercipta dalam sekejap, padahal bisa dikata sudah hampir beberapa tahun lampau tapi terhalang pada keterbatasan alat sehingga keinginan untuk menuangkan tulisan atau ide terhambat. Sekarang sudah ada fasilitas, masih terhalang oleh rutinitas.
Banyak hal ingin berbagi, tapi kadang terkendala pada kemampuan mengoperasikannya karena tidak bisa dan terbiasa, gratal gratul katanya.
Baiklah, rutin akan kucoba sehingga bisa menghasilkan dan menuangkan buah pikiran atau masukan yang bermanfaat untuk banyak orang. Setidaknya bisa menjadi warisan ilmu yang bisa ditularkan untuk anak cucu kelak

Minggu, 04 September 2011

Baru Belajar, New Behaviour

Keinginan yang lama terpendam, membutuhkan waktu untuk bisa berbuat, motivasi, tekad, dan nekad. Mudah-mudahan bisa lebih baik lagi, kesempatan yang ada. Dinikmati, disyukuri dan dilakoni dengan istiqamah dan sabar. Insyallah nikmat itu tiada terputus dan senantiasa tercurah.

Jedah, dinner Al-Azhar by nana and Mom

Ni Karya Pertamaku, Yuk Simak


''@MENGENAL MAKNA HIDUP MELALUI ESQ'


Ketika memasuki rutinitas kerja sehari- hari, kita sering lupa menyatukan pikiran dan hati sehingga mengalami split personality (kepribadian terpecah) dan sulit memaknai hasil kerjanya sendiri sehingga apa yang dihasilkan dalam rutinitas kerja serasa tidak memiliki makna dan berujung pada rasa “capek, membosankan dan monoton”. Kebermaknaan hidup adalah sebuah motivasi yang kuat dan mendorong orang untuk melakukan sesuatu kegiatan yang berguna. Hidup yang berguna adalah hidup yang terus memberi makna pada diri sendiri dan orang lain. Dalam kehidupan ini kita merupakan “khalifatullah” yaitu pengemban amanat kehidupan agar tercapai  rahmatan lil alaamin  atau pembawa rahmat bagi alam semesta, tidak terkecuali dalam dunia sekitar kita, di lingkungan kecil tempat kita berada, di rumah, di kantor dan di dalam masyarakat. 
Seperti tersebut dalam QS. Al-Baqarah ayat 30  : “Wa iz qa~la rabbuka lil mala~ikati inni~ ja~ilun fil ardi  khali~fah(tan) qa~lu~ ataj’alu fiha~ may yufsidu fiha~wa yasfikud dima~’a, wa nahnu nusabbihu bi hamdika wa nuqaddisulak(a), qa~la inni a’lama ma~ la~ ta’lamu~n(a) artinya Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : “Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata : “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di muka bumi” Mereka berkata : “ Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?”
 Tuhan berfirman “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.
Agar kita dapat bertahan dalam kehidupan yang keras ini sebagai ”khalifatullah”  manusia diciptakan oleh Allah SWT dibekali dengan kemampuan yang lebih dibandingkan dengan mahkluk lainnya. Kita adalah merupakan mahkluk  yang paling sempurna karena kita banyak memiliki kemampuan untuk bertahan hidup lebih baik dibandingkan dengan mahkluk lainnya.
Dalam penciptaan manusia, Allah SWT telah memberikan kelebihan untuk kita tidak sekedar mengandalkan instink semata, kita dibekali akal atau ilmu dan agama sehingga dengan bekal tersebut insyaallah dapatlah diraih sukses dalam hidup ini, baik di dunia dan diakhirat.
Dalam Al-Qur’an surat Al-Mujadalah ayat 11 Allah SWT berfirman : “Yarfai Ilaahi’lladziina aamanuu minkum wa’lladziina uutul ilma darajat” yang artinya Tuhan akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antara kamu dan mereka yang telah diberi ilmu beberapa tingkat.
Dengan ilmu manusia mampu mengatasi segala keperluaannya berupa materi, Ilmu adalah menggarap otak, otak dengan segala dinding-dinding selnya semuanya alami,  ilmu bersifat hipotesa tidak bisa memberikan kepuasan batin. Kecerdasan dan kemampuan manusia dalam mengembangkan kecerdasan otaknya, sehingga dengan itu dia mampu menguasai ilmu pengetahuan yang mengantarkan manusia untuk menggarap alam semesta ini yang disebut IQ. Kemampuan IQ yang tajam mengantarkan manusia  menembus angkasa, bumi dan ruang waktu.
Disamping IQ, kita juga mengenal apa yang disebut EQ (emotional quotient) yaitu kecerdasan dan kemampuan mengembangkan emosi dalam prilaku, seperti berbicara yang sopan, santun, ramah, manis dalam bertutur kata dan mampu bersosialisasi dengan banyak orang.            Adakalanya di sekitar kita dijumpai bagaimana seorang psikopat yang memiliki EQ yang mantap, tampil tenang, meyakinkan banyak orang dengan sikap perilakunya, yang rapi, sopan – santun dan ramah, namun dibalik tampilan EQ yang meyakinkan itu ternyata ibarat srigala berbulu domba, dia memperdayai dan mencelakan banyak orang.
Pengukuran kemampuan manusia berdasar IQ dan EQ hanya bertujuan pada sikap materialistis dan antroposentris. Kita cenderung mengejar kemewahan, uang, pesta pora dan kesuksesan dalam berbagai usaha, tetapi lupa memaknai setiap hasil usaha dan perilaku. Manusia yang mengandalkan IQ dan EQ cenderung berorientasi pada materi, keinginan untuk menjadi orang terkenal dan mencari jabatan ataupun kekayan semata..
Pentingnya keseimbangan lahir dan batin untuk menyikapi dan mengetahui makna kehidupan akan menjadikan manusia mendapatkan ketenangan dalam kehidupannya sehingga dia tahu arah kehidupan mana yang akan diraihnya. Hal ini menurut psikolog Abraham Maslow disebut peak experience (pengalaman puncak) yaitu perasaan yang muncul karena kedekatan dengan Sang Pencipta.
Kita membutuhkan emotional spiritual quotient (ESQ) sebagai bekal untuk menyatukan intelegent quotient (IQ) dan emotional quotient (EQ). Modal kemampuan spiritual (ESQ) bisa memberikan perasaan hidup yang komplet (wholeness). Pentingnya keseimbangan lahir dan batin untuk menyikapi dan mengetahui makna kehidupan menjadikan manusia mendapatkan ketenangan dalam kehidupannya sehingga dia tahu arah kehidupan mana yang akan diraihnya.
Modal emotional spiritual quetiont (ESQ) bisa memberikan perasaan hidup yang komplet (wholeness), hal ini dikarenakan di dalam ESQ terdiri dari 2 (dua) unsur penting yaitu : aspek nilai dan aspek makna.
ESQ adalah kecerdasan untuk menghadapi dan memecahkan masalah makna dan nilai yang menempatkan perilaku dan hidup manusia dalam konteks makna yang lebih luas. ESQ juga memperlihatkan kecerdasan untuk menilai bahwa tindakan hidup atau jalan hidup seseorang lebih bermakna dibandingkan lainnya. Kecerdasan ini tidak hanya untuk mengetahui nilai-nilai yang ada, tetapi juga untuk secara kreatif menemukan nilai baru. ESQ senantiasa berpusat pada prinsip atau kebenaran hakiki yang bersifat abadi atau universal, hal ini terdiri dari 4 (empat) tahapan :
1.            Proses penjernihan emosi.
2.            Membangun mental.
3.            Ketangguhan pribadi.
4.            Ketangguhan sosial.     
Spiritual (dalam hal ini iman) akan menjadi pembimbing kehidupan seseorang agar tidak menjadi seorang egoistik atau berorientasi kepada diri sendiri. Iman merupakan lahan garapan hati, di mana tempat kepuasan dan kekuatan batin yang merupakan pemberian Allah SWT yang bersifat halus, mantap dan pasti; dan hati yang mendapatkan petunjuk Ilahi akan mempertajam kemampuan seseorang dalam setiap gerak, langkah dan pikirnya.
Dalam QS. Az-Zumar ayat 41 Allah SWT berfirman : “Inna~`anzalna~ ‘alaikal kita~ba lin na~si bil haqq(i), faman- ihtada~ falinafsih(i~), wa man dalla fa innama~ yadillu ‘alaiha~ wa ma~ anta ‘alaihim bi waki~l(i~n)” (Sesungguhnya kami menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur’an) untuk manusia dengan membawa kebenaran;  siapa yang mendapat petunjuk maka petunjuk itu untuk dirinya sendiri, dan siapa yang sesat maka sesungguhnya dia semata-mata sesat buat (kerugian) dirinya sendiri, dan kamu sekali-kali bukanlah orang yang bertanggung jawab terhadap mereka).
Juga di dalam QS. Asy-Syura ayat 44 dan 46 : “Wa may yudlilillahu fama~ lahu~ miw waliyyinm mim ba’dih(i), wa taraz za~limi~na lamma~ ra’awul ‘aza~ba yaqu~lu~na hal ila~ maraddim min sabi~l(in)” (Dan siapa yang disesatkan Allah maka tidak ada baginya seorangpun pemimpin sesudah itu. Dan kamu akan melihat orang-orang zalim itu ketika mereka melihat azab berkata : “Adakah kiranya jalan untuk kembali”).
“Wa ma~  ka~na lahum min auliya~’a yansuru~hahum min du~nilla~h(i), wa may yudlililla~ hu fama~ lahu~ min sabi~l(in)” (Dan sekali-kali tidak mempunyai pelindung-pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah. Dan siapa yang disesatkan Allah maka tidaklah ada baginya sesuatu jalanpun (untuk mendapat petunjuk).
Berangkat dari iman yang terpatri dalam hati dipadukan dengan ilmu yang bersumber dari otak dan kemantapan atau kestabilan  emosi yang rasional akan memberikan kekuatan dan muatan positip bagi kehidupan manusia, persenyawaan tersebut  melahirkan  sikap mental yang baik :
a.            Dengan  iman dalam hati akan melahirkan : ibadat yang khusuk, mental yang dinamis serta akhlakul karimah. 
b.            Dengan ilmu yang bersumber dari otak akan melahirkan : kecerdasan, giat study dan firasat.
c.            Dengan emosi (nafs) yang mantap/stabil dan rasional akan melahirkan sikap mental yang tenang, tidak grusa-grusu, tidak mudah goyah dan gampang dipengaruhi.
Sebagai kekuatan berpikir di mana kalau iman telah menyirami hati kita, ia akan memberikan sorot sinar yang lebih jelas terhadap otak sebagai tempat ilmu, sebagai kekuatan fisik membangkitkan sikap mental optimis dan dinamis dan  sebagai  kekuatan ruh akan menumbuhkan perasaan keyakinan yang kuat, kokoh dan teguh pada pendirian yang tidak tergoyahkan. Oleh karena itu, disamping pengembangan IQ dan EQ pada diri seseorang, pengembanan ESQ adalah bagian utama dan mutlak bagi tumbuhnya masyarakat makmur dan sejahtera, serta aman dan damai (masyarakat marhamah dan berakhlakul karimah).

By Nana, July 2004